Masjid Polder di Amsterdam terancam harus gulung tikar karena kekurangan dana.
Masjid Polder di Amsterdam terancam harus gulung tikar karena kekurangan dana. Dalam waktu dua minggu mereka harus mendapatkan uang 50 ribu Euro (sekitar 650 juta Rupiah), untuk membayar tunggakan sewa gedung.
Masjid Polder dibuka satu setengah tahun yang lalu. Beda dengan masjid-masjid di Belanda mereka membolehkan wanita dan pria sholat berjamaah dalam satu ruangan. Selain itu, Bahasa Belanda dipakai sebagai bahasa pengantar, kebanyakan masjid menggunakan Bahasa Arab atau Maroko.
Tidak seperti masjid-masjid lainnya di Belanda, pengurus Masjid Polder tidak mau menerima uang dari luar negeri. Akibatnya uang yang masuk tidak begitu banyak.
Yasmine el Ksaihi, ketua pengurus masjid, menyatakan optimis Masjid Polder akan bisa bertahan.



















Semoga takdir mempertemukan ku dengan masjid Polder, dan bisa membantu apa yang bisa saya bantu sesuai kemampuan saya...saya mempunyai mimpi bisa S2 di Belanda. Amin
Saya yakin jemaah masjid tersebut tdk akan tinggal diam, tentu akan mencari solusinya, begitupun para pengurus Masjid tsb, bisa saja menerima dana dari luar negri, tetapi harus dipilah dan disaring. Semoga berhasil. Insya Allah. Amin
test
Sudahlah...tutup dulu sementara....kalau ada uang baru sewa lagi....gitu aja koq repot....
Saya percaya pasti ada jalan untuk menyelesaikan semuanya, apalagi masjid ini didirikan dengan keiklasan dan untuk kerukunan umat.
sungguh sayang bila mesjid ni harus tutup,semoga para pengurusnya bisa segera dapatkan solusi agar mesjid ini tetrap bertahan
Kirim komentar