RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET

Radio Netherlands Worldwide

Depan

Belanda Jual Sisa Vaksin Flu Meksiko

Diterbitkan 6 Maret 2010 - 8:07pm
Diarsip dalam:

Menteri Kesehatan Belanda Ab Klink mencoba menjual kembali sisa vaksin Flu Meksiko kepada perusahaan farmasi.

Selain itu Belanda sedang berunding dengan negara-negara lain yang ingin membeli vaksin. Dalam suratnya kepada Parlemen Belanda Klink menyatakan bahwa negara-negara Eropa Timur masih rentan Flu Meksiko dan mereka belum punya cukup vaksin.

Belanda membeli 34 juta kotak vaksin. Karena dampak Flu Meksiko tidak separah yang dibayangkan vaksin masih sisa 19 juta.

Sering dikunjungi

Enter a description of the photo here

H1N1 Serang Indonesia

Jumlah pasien yang terjangkiti virus H1N1 di Indonesia terus bertambah. Menurut data Departemen Kesehatan,...
Enter a description of the photo here

Echinaforce Berkhasiat Melawan Flu H1N1

Desas desus mengenai Flu Meksiko, vaksin dan obatnya sulit diatasi. Terutama cerita-cerita yang beredar di...
Enter a description of the photo here

Tanya-Jawab Flu Meksiko

1. Apa itu flu babi? Flu Meksiko sebenarnya penamaan lebih tepat. Virus baru adalah campuran virus influenza...

Flu Meksiko Masih Mengintai Eropa

Berakhirnya musim dingin di Eropa berarti juga berakhirnya musim flu, namun Eropa masih belum lepas dari...
Flu Mexico

Flu Meksiko: Tanya Jawab

Organisasi Kesehatan Sedunia WHO mengumumkan fase tertinggi, fase 6 flu Meksiko. Ini berarti resmi telah...

Video pilihan

Karya Seni Untuk Bayar Asuransi Kesehatan
Seniman lepas (freelance) di Amerika Serikat bisa mendapatkan asuransi...
Orang Kongo di Brussel Kangen Rumah
Situasi di tukang cukur rambut pria ini panas dan berisik. Dentuman musik...
Max Boon Menolak Untuk Takut
Max Boon satu dari sekian korban bom Marriot-Ritz Carlton Jakarta Juli 2009...
Mantan Tapol Lawan Kamp Rahasia Korut
Gwang Il Jung pernah mendekam selama tiga tahun di kamp tahanan politik di...
RNW - INFORMASI, WARTA BERITA DAN ANALISA DALAM 10 BAHASA, 24 JAM SEHARI, MELALUI RADIO, TELEVISI DAN INTERNET